Ingin Membayar Pajak Online Untuk Usaha Kecil Anda? Ini Caranya

e-billing system: mudahnya membayar pajak untuk hasil usaha

Masih membahas tentang pajak untuk usaha kecil, kali ini saya akan bahas sisi praktikalnya khususnya mengenai cara melakukan pembayaran pajak untuk usaha kecil tersebut. Saya harap teman-teman akan dapat melihat betapa mudahnya membayar pajak untuk hasil usaha ini.

[SIMAK: Masih bingung kenapa NPWP seorang karyawati sebaiknya digabung dengan NPWP suami? Simak detail alasan dan cara penggabungan NPWP]

Di pembahasan sebelumnya saya sudah menguraikan secara singkat mengenai pajak penghasilan untuk usaha kecil atau UMKM. Disitu sudah ada juga cara menghitung besaran pajaknya. Pertanyaan selanjutnya, gimana cara bayarnya?

Pembayaran melalui e-billing system

Alur singkatnya bisa dilihat dari gambar dibawah ini ya.

 

Tahapan pembayaran pajak via e-billing system

Berikut tahapan pembayaran pajak usaha melalui e-billing system. Kebetulan sekali per bulan ini Dirjen Pajak meluncurkan sistem billing pajak versi terbaru.

#1 Daftar dan buat kode billing

Dari gambar di atas bisa dilihat bahwa ada beberapa cara dalam membuat kode billing ini. Saya pribadi membuat kode ini melalui sse.pajak.go.id atau versi terbarunya bisa diakses lewat sse3.pajak.go.id.

Cara bayar pajak online

Daftar baru

Bagi pendaftar baru, tinggal klik “BELUM PUNYA AKUN?”, dan akan langsung muncul tampilan seperti di bawah ini:

 

Ikuti petunjuknya, dan otomatis kita sudah terdaftar dalam sistem e-billing. Verifikasi berisi username dan password langsung terkirim ke email kita.

#2 Login ke e-billing system

Setelah itu, LOGIN dengan menggunakan userid dan password yang sudah diperoleh. Langkah ini yang harus dilakukan setiap kali pembayaran pajak akan dilakukan.

Setelah login, tampilannya akan seperti gambar dibawah ini.

 

Pengisian Form Surat Setoran Elektronik

Pilih “ISI SSE“. Akan muncul tampilan seperti dibawah ini:

 

Harusnya itu satu halaman aja sih, cuma kan harus scroll ke bawah, jadi saya gabungkan menjadi 1 halaman yah.

Kemudian, untuk pembayaran pajak usaha kecil atau pajak UMKM, silakan ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Data NPWP s/d Kota otomatis langsung terisi.
  2. Jenis pajak: pilih 411128-PPh final
  3. Jenis setoran: pilih kode 420
  4. Masa pajak: pilih sesuai dengan bulan pajak yang akan dibayar. Dalam hal ini, jika kita akan membayar di bulan Desember 2016 maka pajak yang dibayarkan maksimal adalah pajak untuk bulan November 2016.
  5. Jumlah setor: sesuai dengan nilai 1% dari omset bulanan. Kolom “terbilang” akan otomatis terisi.
  6. Klik “SIMPAN

Keberhasilan pengisian ini akan dikonfirmasi oleh tampilan seperti ini.

 

#3 Kode Billing

Kemudian kita harus mengkonfirmasi pembuatan ID Billing, dan akan dikonfirmasi dengan tampilan seperti dibawah ini:

 

Setelah itu akan keluar tampilan seperti dibawah ini:

 

Nah jika sudah ada tampilan ini, artinya pengisian kita sudah selesai. Yang perlu diperhatikan:

  • Kode billing: kode 15 angka ini yang akan digunakan sebagai referensi untuk pembayaran pajak nanti.
  • Masa aktif kode billing: jika lewat dari masa aktif dan pembayaran masih belum dilakukan, maka proses pembuatan kode ini harus diulang lagi dari awal.

Kode ini juga bisa dicetak, walaupun bukan keharusan. Karena yang penting untuk dicatat adalah kode billing tadi. Bahkan pembayaran di teller bank pun bisa dilakukan hanya dengan menunjukkan screenshot kode billing ini.

Dengan memilih “CETAK KODE BILLING“, maka akan keluar ringkasan seperti tampilan pajak @sapikate di bawah ini. Tahapan pembayaran pajak yang melalui e-billing system benar-benar telah selesai. Tahapan selanjutnya adalah melakukan pembayaran.

 

[BACA JUGA: Cara menghitung angsuran PPh pasal 25 bagi pedagang pengecer dengan satu atau lebih tempat usaha]

Pembayaran pajak

Dengan selesainya pengisian e-billing sampai dengan keluar kode billing, bukan berarti prosesnya selesai ya. Dalam tahapan ini, secara sistem telah tercatat bahwa kita akan melakukan pembayaran sesuai nominal yang telah diinput, namun belum dilakukan pembayaran.

Nah pembayaran ini bisa dilakukan melalui teller di bank, kantor pos, ATM, internet banking, dll. Cara pembayaran pajak lewat ATM bisa disimak dalam petunjuk ini, atau bisa dilihat dari video dibawah ini:

Hanya untuk pembayaran pajak untuk usaha kecil atau pajak untuk UKM, pilih “PPh final bruto tertentu“.

Saya pribadi masih melakukan pembayaran pajak untuk usaha kecil saya @oilforyourlife via teller di bank. Jadi tinggal datang ke teller, bilang mau bayar pajak, dan sebutkan atau tunjukkan kode billing kita. Tidak perlu ada pengisian form dan proses administrasi lain-lain, pembayaran pajak kita bisa langsung diproses. Mudah dan cepat.

Bank nanti akan mengeluarkan bukti pembayaran sebagai dokumentasi kita. Sebaiknya disimpan sebagai arsip kita. Pembayaran pajak ini juga otomastis langsung mengupdate data kita yang ada di kantor pajak.

Pembayaran via channel lain pun mudah untuk dilakukan. Yang terpenting adalah kode billing yang sudah dibuat di awal dan jangan sampai pembayaran melewati masa aktifnya.

[BACA JUGA: Pernah dengan istilah peer-to-peer lending (investasi pada platfor pinjaman online)? Cari tau disini definisi lengkapnya peer-to-peer lending]

=====

Demikian tambahan sharing singkat saya tentang cara melakukan pembayaran pajak atas hasil usaha. Semoga menjadi masukan berarti bagi teman-teman yang sedang mencari info tentang pajak bagi usaha kecil atau pajak bagi usaha rumahan masing-masing.

Silahkan hubungi saya jika ada pertanyaan atau diskusi lanjutan mengenai topik pajak bagi usaha kecil ini.

Terima kasih.

 

Image: bisnis.liputan6.com

45 Comments

  1. Esa Graphia Cibinong February 8, 2017
    • JrPlanner February 9, 2017
  2. Vyona March 14, 2017
    • JrPlanner March 17, 2017
  3. Gisela Katherine March 29, 2017
    • JrPlanner April 3, 2017
      • Audry December 7, 2017
        • JrPlanner December 11, 2017
  4. AS March 30, 2017
    • JrPlanner April 3, 2017
  5. Reinhard September 12, 2017
    • JrPlanner September 13, 2017
  6. Esther Shinta September 15, 2017
    • JrPlanner September 15, 2017
  7. Winsen October 17, 2017
    • JrPlanner October 20, 2017
  8. Yasdijambak November 9, 2017
    • Hugo Silalahi
      Hugo Silalahi December 3, 2017
  9. lionie November 10, 2017
    • Hugo Silalahi
      Hugo Silalahi December 3, 2017
  10. ulitmarta December 14, 2017
    • JrPlanner March 3, 2018
  11. wihandoyo December 28, 2017
    • JrPlanner March 3, 2018
  12. rahmad January 6, 2018
    • JrPlanner March 3, 2018
  13. Anna February 11, 2018
    • JrPlanner March 3, 2018
  14. rina February 11, 2018
  15. Feri February 22, 2018
    • Hugo Silalahi
      Hugo Silalahi March 14, 2018
  16. Hairi Yanti February 23, 2018
  17. Rozesman March 14, 2018
    • JrPlanner March 18, 2018
  18. Eko Wahyu April 5, 2018
    • JrPlanner April 22, 2018
  19. Johannes July 9, 2018
    • JrPlanner October 14, 2018
  20. Friska September 15, 2018
  21. Roma Uli Sitohang October 1, 2018
    • JrPlanner October 14, 2018
  22. Wulan October 12, 2018
    • JrPlanner October 14, 2018

Leave a Reply


Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/bugaraga/public_html/catatankeluargamuda.com/wp-includes/functions.php on line 3778

Notice: ob_end_flush(): failed to send buffer of zlib output compression (0) in /home/bugaraga/public_html/catatankeluargamuda.com/wp-content/plugins/really-simple-ssl/class-mixed-content-fixer.php on line 111