Pages Navigation Menu

Referensi Praktis Merancang Masa Depan

Kegunaan Pemberian Uang Saku secara Periodik

tips memberi uang saku anak

memberi uang saku anak periodik

Tips pemberian uang saku anak.

Semua orang tua pasti sepakat bahwa mengajarkan masalah uang kepada anak adalah hal yang sangat penting dan harus dimulai sedini mungkin saat anak mulai mengerti akan fungsi uang. Ada beberapa cara yang bisa disarankan untuk dipakai sebagai alat untuk mengajarkan fungsi uang kepada anak dan juga melatih mereka untuk memiliki manajemen keuangan yang baik.

Salah satu cara yang paling banyak direkomendasi oleh perencana keuangan dan pemerhati masalah anak adalah melalui pemberian uang saku secara periodik, umumnya sebulan sekali, untuk membiayai semua kebutuhan anak di luar rumah. Metode ini jauh lebih bermanfaat bagi anak daripada memberi uang saku secara harian ataupun memberi saat anak meminta.

Ada beberapa alasan mengapa pemberian uang saku secara periodik kepada anak ini lebih disarankan, antara lain:

  1. Anak bisa belajar untuk mengatur keuangannya sendiri.
  2. Menumbuhkan kesadaran akan keterbatasan uang yang dimiliki sehingga memaksa anak untuk belajar membuat pilihan kebutuhan yang ingin dipenuhi dengan biaya yang paling efisien.
  3. Mengajarkan anak untuk bertanggung jawab atas semua keputusan keuangannya.
  4. Menumbuhkan rasa penghargaan atas barang yang dibeli dengan uang sendiri.
  5. Dapat mengurangi rengekan anak untuk selalu membeli barang-barang yang didinginkan saat berbelanja bersama orang tua.

Sebelum dan selama pemberian uang saku secara periodik ini dilakukan, orang tua juga harus melakukan tiga langkah penting berikut:

  1. Menghitung dengan pasti kebutuhan anak dalam periode tertentu, meliputi hal-hal seperti uang jajan, porsi untuk ditabung, dan lain-lain. Jangan sampai kurang ataupun berlebihan.
  2. Ajarkan anak untuk mengalokasikan uangnya dalam tiga hal: belanja, menabung dan berbagi (sosial/keagamaan).
  3. Berikan juga pemahaman bahwa anak dapat memperoleh penghasilan tambahan melalui berbagai kegiatan untuk melatih daya kreativitas anak.

Demikian sharing tentang kegunaan pemberian uang saku secara periodik. Semoga berguna.

Tofan Saban @JrPlanner

Image: www.goodenoughmother.com

468 ad

2 Comments

  1. Om Tofan umur berapa sebaiknya anak mulai diberikan uang saku periodik? Jangka waktunya langsung 1 bulan apa mulai harian, mingguan n bulanan?

    • Sebaiknya saat mereka mulai sekolah dan mengerti ttg uang, mungkin sekitar TK atau awal masuk SD. Dan sblm diberikan uang saku, terlebih dahulu diberikan pengertian sedikit mengenai kegunaan uang, bagaimana mendapatkan dan membelanjakan uang, menabung, serta berbagi.
      Jangka waktunya yg terbaik sebenarnya ngga ada patokan, ada beberapa pendapat. Utk saya pribadi, dgn usia anak msh 3 thn, saya masih sibuk mengenalkan uang dan membiasakan dia menabung. Rencana saya, uang saku akan diberikan saat berusia 5-6 tahun, dgn asumsi anak sudah mengerti mengenai uang, namun tergantung dari perkembangan dia juga. Untuk awal-awal rencananya akan saya kasih harian, tapi hanya sbg pengenalan di 2-3 minggu awal sblm saya berikan secara mingguan untuk melatih tanggung jawab dia serta terus memantau perkembangan cara mengelola uang. Mungkin setelah masuk ke jenjang lebih tinggi, misalnya SMP, baru akan saya berikan secara bulanan. Demikian sedikit pandangan saya, mas :)

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

Advertisement